Peterongan, 20 Agustus 2024 – SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT menggelar pengajian rutin dengan membahas Kitab Bidayatul Hidayah karya Imam Al-Ghazali. Pengajian kali ini difokuskan pada pembahasan tentang adab taat kepada Allah, yang merupakan bagian penting dari pembentukan karakter dan spiritualitas siswa.
Pengajian yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf ini dipimpin oleh KH. A. Tamim Romly, S.H, M.Si, Sekretaris Umum MPPDU dan juga pengasuh asrama Ar-Romel PPDU. Dalam sesi ini, KH. A. Tamim Romly membahas pentingnya adab dalam ketaatan kepada Allah sebagai landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Adab taat kepada Allah adalah pondasi utama bagi seorang hamba dalam menjalankan ibadah dan kehidupan. Melalui Kitab Bidayatul Hidayah, kita diajarkan untuk selalu menjaga hati, ucapan, dan perbuatan agar senantiasa berada dalam keridhaan Allah,” dawuh KH. Tamim.
Makna Adab Taat kepada Allah
Dalam pengajian tersebut, KH. Tamim menjelaskan beberapa poin penting terkait adab taat kepada Allah, antara lain:
- Hakikat Hidup: Tamim Romly menekankan bahwa segala ibadah dan ketaatan hanya milik Allah SWT karena apa yang diharapkan seseorang ada yang dikabulkan dan ada yang tidak, membuktikan bahwa manusia tidak memiliki kekuatan untuk mengubah takdir.
- Muhasabah : Dalam konteks spiritual dan keagamaan Islam, muhasabah merujuk pada praktik introspeksi diri, di mana seseorang merenungkan dan mengevaluasi perilaku, tindakan, dan niatnya sehari-hari untuk mengetahui sejauh mana dirinya telah taat kepada Allah dan menjauhi segala bentuk dosa.
- Mujahadah: mujahadah merujuk pada usaha atau perjuangan yang dilakukan oleh seorang Muslim untuk melawan hawa nafsu, godaan duniawi, dan segala bentuk gangguan yang dapat menjauhkan dirinya dari Allah.
Dalam pengajian rutin KH. Tamim Romly juga mengutip, “bahwa setiap orang islam belum tentu beriman dan orang yang beriman pasti islam”. Makna yang tersirat dalam dalil tersebut yaitu bahwa orang yang mengaku dirinya muslim maka belum tentu mukmin karena terkadang masih melakukan dosa, sebaliknya orang yang mukmin pasti muslim karena ada rasa ketakutan kepada Allah Ketika akan melaksanakan maksiat.
Di akhir pengajian, KH. Tamim Romly berpesan agar siswa-siswi senantiasa menjaga adab dan akhlak dalam segala aspek kehidupan, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat. Ia berharap agar pembahasan Kitab Bidayatul Hidayah ini dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam meniti jalan menuju hidayah Allah.
Pengajian Kitab Bidayatul Hidayah di SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT ini merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang bertujuan untuk membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan beradab. Dengan terus menanamkan nilai-nilai keislaman, sekolah berharap dapat melahirkan siswa-siswi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang taat dan berakhlak mulia.
