Selasa, 02 Desember 2023 bertempat dilapangan SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT seluruh siswa-siswi mengikuti kegiatan motivasi siswa dengan didampingi oleh civitas. Motivasi hari ini dinarasumberi oleh Bpk. Supirman Kuswinarno, S.Psi beliau menyampaikan tentang pernyataan “Keberhasilan ada di tangan Anda (sebagai siswa) serta anti-bullying yang dapat menyebabkan ke ranah hukum”. Dalam tema ini terdapat dua hal yang penting dalam konteks pendidikan dan kehidupan siswa. Berikut adalah pembahasan singkat tentang kedua hal tersebut:

  1. Keberhasilan di Tangan Siswa:
    • Pernyataan ini menekankan tanggung jawab dan peran aktif siswa dalam meraih keberhasilan dalam pendidikan mereka. Ini mencakup berbagai aspek, seperti komitmen terhadap pembelajaran, kerja keras, disiplin, kemandirian, dan sikap positif terhadap tantangan.
    • Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh faktor eksternal seperti fasilitas atau metode pengajaran, tetapi juga oleh kesungguhan dan usaha siswa dalam memanfaatkan peluang belajar yang tersedia.
  2. Anti-Bullying dan Konsekuensi Hukum:
    • Perilaku bullying atau penindasan di lingkungan sekolah dapat memiliki konsekuensi serius, termasuk konsekuensi hukum. Tindakan seperti pelecehan verbal, intimidasi, atau kekerasan fisik terhadap sesama siswa dapat melanggar undang-undang atau kebijakan sekolah yang berlaku.
    • Banyak negara telah mengimplementasikan undang-undang atau kebijakan yang bertujuan untuk melindungi siswa dari perilaku bullying, serta memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku. Ini termasuk tindakan disiplin internal di sekolah dan, dalam kasus yang lebih serius, melibatkan hukum pidana atau perdata.

Dengan menginternalisasi nilai-nilai seperti rasa hormat, empati, dan toleransi, serta mengambil tanggung jawab atas perilaku dan keberhasilan pribadi mereka, siswa dapat memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, aman, dan inklusif. Ini tidak hanya penting untuk perkembangan akademis mereka, tetapi juga untuk kesejahteraan dan perkembangan sosial dan emosional mereka.

By humasy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *